Pajak.jpgLayaknya dalam syariat Islam ada hukum wajib. Dalam perpajakanpun ada yang namanya wajib. Jika dalam agama kalau kita tidak melakukan kewajiban akan mendapatkan dosa, maka dalam pajak kita akan mendapatkan denda. Sebenarnya ada sedikit kesamaan antara dosa dan denda. Jika dosa dihukumnya adalah nanti setelah kita meninggal, kalau denda dihukumnya pada saat kita ketahuan tidak melakukan kewajiban. Sekarang kita sebagai warga Indonesia yang pasti akan menjadi seorang wajib pajak harus mengetahui apasaja yang menjadi kewajiban bagi wajib pajak. Mari kita simak.

Berdasarkan buku yang ditulis oleh Siti Resmi yang nama judul bukunya adalah Perpajakan edisi yang ke sembilan dihalaman 22 disebutkan apa saja yang menjadi kewajiban wajib pajak. Kalau mau baca lebih lengkap dan lebih jelas sebenarnya ada di Undang-Undang nomor 28 tahun 2007 atau biasa disebut juga dengan UU KUP tapi karena mungkin bacanya agak ngjelimet maka Siti Resmi memberikan rangkumannya. Dihalaman 22 itu disebutkan delapan kewajiban wajib pajak. Aku disini tidak akan menuliskannya kembali karena kalau menuliskannya kembali kalian bisa lihat dibukunya langsung. Yang akan dituliskan disini adalah rangkuman dari rangkuman yang dibuat oleh Siti Resmi. Jika dirangkum lagi yang menjadi kewajiban wajib pajak adalah,

  1. Buat NPWP
  2. Buat PKP
  3. Mengisi SPT
  4. Melapor SPT
  5. Membayar pajak terutang
  6. Membayar pajak terutang sesuai ketentuan
  7. Pembukuan dan pencatatan
  8. Kooperatif dalam pemeriksaan

Sekarang mari kita bedah satu persatu dengan mudah.

Pertama yaitu NPWP. NPWP itu diibaratkan seperti KTP. Kalau kita sudah cukup umur maka kita diwajibkan menggunakan KTP. Fungsi KTP itu adalah sebagai identitas kita, bukti kita seorang warga negara Indonesia. Banyak hal yang diwajibkan adanya KTP. Tidak begitu jauh dengan KTP, NPWP itu wajib dimiliki jika kita sudah memenuhi persyaratan menjadi seorang wajib pajak yang secara umum sebanarnya setiap orang wajib mempunyai NPWP. Jangan salah, NPWP pun sering diminta ketika kita akan membuat rekening baru, bekerja, nyicil rumah dan lain-lain. NPWP juga menjadi syarat agar kita bisa dilayani dalam hal kewajiban kita dalam perpajakan.

Kedua adalah PKP. Sama dengan NPWP bedanya kalau NPWP itu bisa orang pribadi dan badan kalau PKP adalah khusus untuk badan. Nilai plus dari perusahan termasuk PKP atau Pengusaha Kena Pajak adalah perusahaan itu dianggap perusahaan yang keren, yang kredibel, yang memiliki modal besar dan lain-lain. Jadi saran jika ingin bekerja, maka bekerjalah diperusahaan yang sudah termasuk kedalam PKP.

Mengisi SPT atau surat pemberitahuan. Untuk SPT ini dilakukan setiap tahun sekali minimal, beda lagi kalau misalkan ada pembetulan dan lain-lain. SPT ini bentuknya seperti formulir yang harus kita isi sesuai dengan keadaan kita kemudian kita bisa menghitung sendiri berapa pajak yang harus kita bayar dan tentu SPT ini harus diserahkan. Sekarang SPT ini juga ada yang berbentuk elektronik, jadi kalau tulisan kita jelek kita bisa memanfaatkan teknologi.

pajakk.jpgKewajiban berikutnya adalah melapor SPT. Sebenarnya Siti Resmi bisa menghapus poin ketiga dengan langsung ke poin yang ini. Kenapa? Karena ketika kita diwajibkan melapor SPT maka sudah pasti kita akan mengisi SPT. Logikanya, jika ingin melaporkan SPT maka SPT harus diisi dulu, kalau tidak diisi mau lapor apa?

Membayar pajak terutang. Dinegeri yang tercinta ini kita menerapkan sistem yang nama sistemnya adalah self assesment yang artinya adalah kita mengaku sendiri berapa yang harus dipajaki kemudian kita sendiri juga menghitung pajak yang harus kita bayar. Bukan hanya menghitung sendiri tapi kita juga menyetor sendiri dan pasti pakai uang sendiri.

Membaya pajak terutang sesuai ketentuan. Sama kaya kita ngerjain matematika dulu, kadang hitungan yang kita sudah hitung itu gak sesuai sama seharusnya makanya kita sering dikoreksi dulu berapa harusnya jumlah dari soal matematika yang kita kerjakan itu. Pajak juga gak beda jauh, mereka gak mau rugi dengan membiarkan sepenuhnya penghitungan dilakukan oleh wajib pajak tanpa diperiksa dulu. Ketika kita melaporkan SPT maka pajak akan memeriksa kemudian apabila terjadi kekeliuran maka akan diberitahu kepada kita bahwa kita keliru kemudian kita diminta untuk membayar dan melaporkan apabila kita atau meminta pengembalian dan melapor apabila kita lebih bayar. Nah, kita sebagai wajib pajak jangan ditunggu ada surat cinta dari pajak dulu sebagai penagihan yang berbentuk Surat Ketetapan Pajak (SKP) baru bayar, kalau kita sudah diberitahu bahwa pajak yang harus dibayar itu salah maka kita secepatnya harus melakukan koreksi.

Ketujuh adalah pembukuan dan pencatatan. Pembukuan memudahkan untuk pajak memeriksa apakah pajak yang dibayarnya sudah sesuai atau tidak. Jika sudah sesuai maka pajak akan memeriksa pembukuan yang dilakukan sudah benar atau tidak. Jika tidak maka akan ada tindakan lebih lanjut. Kalau sudah benar maka pajak akan percaya kepada kita sebagai wajib pajak. Pembukuan biasanya dilakukan oleh perusahaan yang sudah besar atau dalam aturannya punya peredaran bruto 4,8 miliar pertahun. Yang dibawah batas itu minimal harus memiliki pencatatan dalam kegiatan operasinya.

Kewajiban terakhir yaitu kooperatif dalam pemeriksaan. Biasanya pemeriksaan dilakukan kalau kita kelebihan bayar dan minta uang kita kembali atau dalam bahasa kerennya yaitu restitusi pajak. Jika kita meminta restitusi pajak maka kita akan diperiksa apakah benar bahwa wajib pajak itu lebih bayar atau tidak. Jika e benar maka pengembalian akan segera diproses. Tapi kalau salah dan terindikasi ada pemalsuan atau tindak pidana penggelapan pajak maka akan diperiksa lebih mendalam yang dalam pengadilan pajak disebut pemeriksaan bukti permulaan. Nah baik itu pemeriksaan karena ingin restitusi atau karena pemeriksaan bukti permulaan kita sebagai wajib pajak harus kooperatif. Bahasa gampangnya adalah gampang diajak kerjasama. Jika pemeriksa ingin laporan tertentu maka kita sebagai orang yang tahu tentang laporan memberikannya tanpa menysusahkan sang pemeriksa. Jika pemeriksa ingin melihat bukti transaksi maka kita dengan senang hati menunjukkannnya. Pokoknya kita tidak boleh bersikap tidak baik kepada pemeriksa.

Itu kewajiban pajak yang harus kita ketahui bersama untuk diamalkan tentunya. Jangan percuma sudah diketahui dan dipahami tapi tidak dilaksanakan. Semoga bermanfaat.Pajak.jpg

Iklan