minum sambil duduk.jpegTeringat kisah nyata yang pernah aku alami waktu kecil, kalau gak salah sih zaman aku SD kelas enam. Waktu itu aku habis main lempar bola yang kegiatannya lari-lari menghindar bola yang dilempar oleh teman dan karena kegiatan itu aku sangat lelah sekali. Saking capenya ketika permainan sudah selesai aku pergi ke warung bersama teman-teman kemudian beli minuman berwarna gitu (kalau ga salah nama minumannya sarifit) tapi entah kenapa ketika itu meskipun aku sangat kelelahan dan kehausan aku sengaja duduk ditanah yang kotor untuk sekedar minum sarifit itu. Teman-teman aku pun melakukan hal yang sama ketika akan minum. Mungkin karena aku bermainnya didepan masjid jadi ingat ajaran guru ngaji aku kalau minum itu harus duduk.

SMP berlalu aku masih memegang prinsip kalau minum itu harus duduk. Tapi semenjak SMA, aku lupa kapan tepatnya aku kadang minum sambil berdiri. Bahkan ketika kuliah aku lebih seringlagi minum sambil berdiri. Momen-momen seperti standing party di undangan bahkan ketika menjadi panitia seminar membuat aku semakin merasa tidak bersalah ketika minum sambil berdiri.

Islam itu agama yang sempurna. Semua hal kehidupan baik itu dalam hal ibadah sampai makan minum pun diatur. Ini bukan ribet melainkan sangat perhatian dan sangat sempurna. Tidak ada satu agama pun yang memperhatikan bahkan cara buang air besar kecuali Islam. Ini menandakan bahwa Allah ingin dalam segala kegiatan kehidupan hamba-Nya untuk beribadah.

Ketika kita minum sambil duduk itu merupakan ibadah asalkan niat kita minum sambil duduk itu mencontoh Rasulullah saw. Tulisan ini bukan untuk ngajarin kamu kalu minum itu harus duduk. Tulisan ini sekedar ngingetin buat diri aku sendiri sama buat kalian kalau minum sambil berdiri itu termasuk dosa. Kita gak boleh kegoda dengan kondisi apapun minum sambil berdiri. Mau itu di undangan kek, acara ulang tahun kek atau apapun tetep yang namanya minum itu mesti duduk.

Biar lebih meyakinkan aku tunjukkin beberapa dalil bahwa minum sambil berdiri itu dilarang. Hadits pertama dari Anas bin Malik ra yang berkata “Nabi saw sunu melaran dari minum sambil berdiri (HR. Muslim no. 2024). Hadits kedua berasal dari Abu Hurairah ra dimana Rasululla saw bersabda “Jananlah sekali-kali salah seoran di antara kalian minum sambil berdiri. Apabila dia lupa maka hendaknya dia muntakan.” (HR. Muslim no. 2026).

Demikian reminder aku untuk kita semua. Semoga ingat dan melakukan.