255-syirik-modern

Majalah: Risalah

Edisi: No. 8 Th. 46 Dzulqo’dah 1429/Nopember 2008

Penerbit: Yayasan Risalah Press

Kota: Bandung

ISSN: 0215-1557

Halaman: 84 halaman

Harga: Rp. 8.500

 

Semangat!!! Aku setiap hari menulis blog ini satu hari dua tulisan demi menyelesaikan resensi Risalah.

  • Dzikra: Berbuat Adillah. Ayat yang dibhas berbunyi “Janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih deket kepada taqwa.” (QS. Al-Maidah ayat 8)
  • Fikrah: Krisis Keuangan Global, Bencana Kapitalisme. Senjata Pemusnah Masal (Weapons of Mass Destruction) yang banyak ditudingkan AS dan Sekutunya kepada Irak, Iran, Afganistan dan Korea Utara ternyata datang dari AS sendiri dalam bentuk fundamental ekonomi AS yang keropos.
  • Ungkapan: rubrik ini khusus untuk menjawab rubrik tanggapan. Untuk edisi kali ini ditulis oleh Lam Lam Pahala dengan judul Jawab Saya pada Dinda Imam.
  • Alas Kata: Suhu Politik Menjelang 2009. Jalan keluar yang menyelamatkan adalah memedomani bimbingan ajaran agama dalam hal menentukan kriteria kepemimpinan yang layak dipilih dan keterwakilan perlemen yang harus dipercaya.
  • Istifta: permasalahan yang dibahas yaitu hukum membatalkan shalat, hukum membatalkan shaum qadla, dan terakhir membahas memandikan jenazah korban mutilasi.
  • Tafsir Al-Qur’an: untuk edisi kali ini ditulis oleh Eka Permana Habibillah. Beliau menafsirkan QS Al-Baqarah ayat yang ke 155-157 dengan jduul Memahami Hakikat Kehidupan.
  • Syahrul Hadits: Setiap Amal Ada Niatnya. Nashruddin Syarief membahas hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhariy, Muslim, At-Tirmidzi, An-Nasa’iy, Abi Dawud, Ibn Majah dan Musnad Ahmad.
  • Ahsin Khuluqi: Kemenangan yang Hakiki. Diawali dengan khutbah Rasulullah saw, “Alangkah baik dan bahagianya jika seseorang (dapat menata hidupnya) dengan menyibukkan diri untuk meneliti kea’iban atau kekurangan dirinya sendiri daripada sibuk meneliti kekurangan orang lain.”
  • Aqidah Salimah: ditulis oleh T. Romly Qomaruddien dengan judul Sejarah Munculnya al-Firaq al-Islamiyyah. Sejarah menurut definisi berarti masas lampau umat manusia. Juga dapat diartikan sesuatu yang telah terjadi.
  • Khutbah Jum’at: untuk kali ini diisi oleh Uus Muhammad Ruhiat dengan judul Manusia yang Paling Keras Permusuhannya. Dalam Al-Qur’an dijelaskan manusia yang palling keras terhadap Islam yaitu Yahudi.
  • Minhaj: Perintah dan Larangan dalam Syari’at. Hakikat suatu perintah adalah “tuntutan melakukan suatu pekerjaa dari pihak yang berkedudukan tinggi kepada yang berkedudukan rendah.
  • Nusantara Islami: Eksekusi Tanah Wakaf di Subang. Menceritakan tentang diambilnya tanah wakaf oleh pengadlan negeri Subang.
  • Alam Islami: menurunkan berita dengan judul-judul Mulsim Cina Naik Haji, Jalan Damai Imam Masjid Kanada dan Syari’ah Islam di Inggris.
  • Tsaqafah: dalam edisi kali ini hanya ada dua tulisan. Pertama yaitu Virus Inkarussunnah dari Ahmad Hariadi yang ditulis oleh NS dan tulisan kedua berjudl Sebuah Catatn Seputar Persatuan Umat yang ditulis oleh Yusuf Burhanudin.
  • Baiti Jannati: Pertemuan Ba’da Lebaran. Cerita tentang Laila yang diajak suaminya untuk bertemu dengan seseorang di sebuah Masjid Kampus. Tak tahunya ia bertemu dengan calon istri baru bagi suaminya.
  • Buanyya: Biarkan Anak Bermain. Tindakan kita dengan membubarkan kumupan anak-anak yang sedang bermain merupakan tindakan yang kurang bijak bila ditinjau dari sudut hak anak yang sebenarnya membutuhkan waktu untuk melatih kebersamaan dan kompetisi sehat.
  • Maqalah: Ditulis oleh Krisis Orientasi yang ditulis oleh Jejen Jaenudin.

Berbeda dengan kebiasaan redaksi. Tulisan pertama kali ini berjudul Awas Syirik Modern! Membahas mengenai syirik modern yang menggunakan media internet sebagai penyebarannya. Kita tentu harus waspada karena hal-hal seperti itu sama saja dengan kita mendatangi seorang peramal yang bisa mengelincirkan aqidah kita.

Ta’rif Syiirk dan Macam-macamnya. Tulisan kedua ditulis oleh Ust. Zae Nandang. Beliau menjelasskan macam-macam syirik yang beliau kutip dari kitab Maj’muatu Tauhid yang terdiri dari syirik akbar, syirik ashgar dan syiirk khafi.

Tidak Ada yang Mmapu Menghalangi Kehendak Allah. Manusia merupakan satu-satunya makhluk yang dapat jamimam mkemuliaa dari Allah swt dibanding dengan makhluk-makhluk lainnya. Namun demikian ternyata masih ada diantara manusia yang hanya meyakini penciptaan Allah swt tanpa pembuktian dalam kehidupan sehari-harinya.

Tiar Anwar Bachtiar menulis dalam kajian khusus edisi kali ini dengan judul telaah Ulang Konsep Ulil Amri untuk Penataan Kehidupan Umat. Dalam tulisan ini membahas konsep pemerintahan yang ada di Indonesia dan bagaimana seharusnya konsep pemerintahan yang sesuai dengan Islam. Beliau berkesimpulan dikarenakan secara de facto sebagian besar penduduk di Indonesia beragama Islam maka pemerintah ini layak dianggap sebagai ulil amri kaum muslimin di Indonesia.

Untuk yang pengen tau lebih lengkap mengenai resensi buku, bisa dicek di blog aku yang lain yang khusus untuk membahas mengenai buku di https://pustakabinekas.wordpress.com/

Iklan