256-bom-bali-masih-misteri

Majalah: Risalah

Edisi: No. 9 Th. 46 Dzulhijjah 1429/Desember 2008

Penerbit: Yayasan Risalah Press

Kota: Bandung

ISSN: 0215-1557

Halaman: 84 halaman

Harga: Rp. 8.500

 

Ini edisi terakhir ditahun Desember.

  • Dzikra: Berqurbanlah dengan Ikhlas. Ayat yang dikedepankan yaitu surah Al-Kautsar sebagai perintah dalam berqurban.
  • Fikrah: Misteri di Balik Eksekusi Amrozi cs. Pemerintah melalalui Menteri Kominikasi dan Informasi, Muhhamad Nuh melalui berbagai media menghimbau agar masyarakat tidak menyebut Amrozi cs sebagai mujahid. Sementara KH. Kholil Ridwan salah satu ketua MUI menilai bahwa mereka adalah mujahid.
  • Tanggapan: Menggugat Dikotomi Ilmu yang ditulis oleh Nizar A. Saputra dan pertanyaan yang disampaikan oleh Drs. Mitra AS yang menanyakan mengenai arti kode nomor pada kitab.
  • Alas Kata: M. Natsir “Jadi Pahlawan” Pandangan Politik Memang Tak Seharusnya Menghilangkan Jasa. Pada hari jumat tanggal 7 november 2008 memberikan gelar pahlawan nasional kepada M. Natsir.
  • Istifta: permasalahan yang dibahas yaitu kapan shalat dluha boleh rutin dan do’a yang boleh diucapkan saat sujud terakhir
  • Tafsir Al-Qur’an: kembali di isi oleh Rahmat Najieb kali ini membahas surah Al-Baqarah ayat ke 195 dengan judul Infaq Penangkal Bencana.
  • Syahrul Hadits: Antara Iman, Islam dan Ihsan. Hadits yang cukup panjang berasal dari lima kitab hadits dengan penjelasan dari mulai takhrij hadits, syarah mufradat, dan syarah ijmali.
  • Ahsin Khuluqi: Tiga Golongan yang Dimurkai Allah. tiga golongan tersebut adalah orang yang suka melanggar kehirmatan dan ksecuan tanah haram, orang yang suka mencari-cari di dalam ke islamannya cara-cara jahiliyyah dan orang yang suka mencari-cari darah muslim untuk ditumpahkan (dibunuh) dengan cara yang tidak benar.
  • Aqidah Salimah: ditulis oleh Teten Romly dan ns dengan judul Wahhabi versus Ahlus-Sunnah Wal-Jama’ah? Pembedaan dan sekaligus wahhabi sebagai bukan dari aswaja oleh salah satu partai tersebut jelas tidak bisa dibenarkan.
  • Khutbah Idul Adha: untuk kali ini diisi oleh Ustadz Aceng Zakaria dengan judul Hidup Adalah Ujian. Beliau menjelaskan mengenai Manusia Diciptakan Allah Mati Dua Kali Hidup Pun Dua Kali, Hidup ini adalah ujian, hidup ini adalah masa menanam, manusia akan mengalami dua ujian, dan tolok ukuran kelulusan.
  • Minhaj: Perbuatan Rasulullah saw. Syari’at Islam mengajarkan bahwa Nabi Muhammad saw adalah teladan utama bagi kehidupan seorang mukmin.
  • Nusantara Islami: Jejak Indonesia di Benua Afrika. Sejarah Islam di Afrika tidak bisa dilepaskan dari semangat gigih para Mujahid Da’wah Indonesia.
  • Alam Islami: berita yang diturunkan yaitu berjudul Dari Muskernas PP. Perrsis, Di Moskow pun Ada Muslim, Muslim Polandia Sepi dari Sorotan dan Mereka pun Berihram di atas pesawat.
  • Tsaqafah: dalam edisi kali ini hanya ada dua tulisan. Pertama yaitu Krisis Keuangan Global dan Masa Depan Keuangan Syari’ah yang dituli oleh Latief Awaludin, tulisan kedua yaitu Kebijakan Politik Persatuan Islam yang Membebaskan yang ditulis Aaay Muhammad Furkon.
  • Baiti Jannati: Ikhlas itu Sehat yang ditulis oleh Titin Nurhayati Ma’mun. beliau menuliskan bahwa ikhlas yang menyehatkan.
  • Buanyya: Hima Persis Pasca-Muktamar yang ditulis oleh Deden Syarief Hidayat.
  • Maqalah: Ditulis oleh Krisis Orientasi yang ditulis oleh Jejen Jaenudin.

Untuk kajian utama terdiri dari

  1. Bom Bali Dibiarkan Menjadi isteri. Ustadz Shiddiq Amien yang menyesalkan sikap pemerintah yang tidak mau menerima aspirasi umat Islam terkait peristiwa bom Bali I.
  2. Bom Bali, Jihadkah? Dijelasskan mengenai pengertian Jihad menurut Imam Samudra. Selanjutnya dijelaskan mengapa di Bali? Ini berdasarkan tulisan Imam Samudra dalam bukunya yang pernah aku miliki dan baca juga.
  3. “Bukan Eksekusi, Tapi Pembunuhan” hasil wawancara dengan Lulu Jamaludin yang merupakan adik kandung Imam Samudra.
  4. “Mereka yang Ngebom itu Mujahid” hasil wawancara dengan Abu Bakar Ba’asyir yang merupakan Amir Jama’ah Asharut Tauhid. Aku pernah mondok dipesantren beliau sekitar empat bulan lamanya.
  5. “Mudah-mudahan Amal Mereka Diterima oleh Allah” hasil wawancara DR. Ahmad Zain An-Najah yang merupakan pengurus DDII Pusat dan merupakan Doktor Ushul Fiqh dari Universitas Al-Azhar.
  6. “Lebih Baik Kita Mendo’akan Mereka” hasil wawancara dengan Prof. Dr. Maman Abdurrahman yang berupakan Ketua Bidang Tarbiyah PP. Pesatuan Islam.
  7. Arti dari syahadah yaitu mati syahid yang sedang dikejar Amrozi cs. Tulisan terakhir ini ditulis oleh Hilman.

Untuk yang pengen tau lebih lengkap mengenai resensi buku, bisa dicek di blog aku yang lain yang khusus untuk membahas mengenai buku di https://pustakabinekas.wordpress.com/

Iklan