Pengetahuan kita setiap hari harus selalu bertambah karena kita memang diwajibkan untuk menuntuk ilmu sampai kita mati nanti. Nah untuk tambah ilmu mari kita tambah ilmu kita salah satunya tentang pajak. Dikategori pajak tulisan ini adalah tulisan aku ke tujuh. Jadi setiap minggunya akan ditulis mengenai pajak sebanyak tiga tulisan. Dan itu diposting setiap hari senin. Tulisan ini adalah untuk tulisan minggu ketiga dibulan desember atau senin ketiga bulan desember.

Untuk tulisan aku kali ini akan membahas yang namanya fungsi. Sebenarnya pajak itu fungsinya apa sih, buat apa pajak itu ada, apa hubungannya pajak sama kesejateraan masyarakat dan pertanyaan-pertanyaan sederhana lain yang tidak jarang kita tidak bisa menjawabnya. Oleh karena itu semoga dalam tulisan ini bisa menjawab pertanyaan yang ada dalam benak kalian itu.

Dalam teori-teori dijelaskan kalau yang namanya pajak itu ada empat fungsi. Empat fungsi itu yaitu

  1. Regulered (mengatur)
  2. Stabilitiy (stabilitas)
  3. Budgetair (anggaran)
  4. Distrubution (distribusi)

Sekarang mari kita bahas satu-satu empat fungsi itu beserta contoh-contohnya.

  1. Regulered (mengatur)

1234568

Apa yah hubungannya antara pajak dengan mengatur? Kita coba ambil keputusan kalau kita menginginkan suatu barang harganya misalnya 10 juta. Kita sudah cukup lama nabung buat beli barang itu. Tetapi ketika uangnya terkumpul kita pergi ke toko ternyata harganya itu menjadi 13 juta. Pedagangnya bilang sebenarnya harganya itu 10 juta tapi karena ada pajak baru yang ditetapkan pemerintah maka harga barang itu naik menjadi 13 juta. Otomatis kita akan berfikir ulang untuk membeli barang itu karena uang yang kita punya hanya 10 juta. Kemungkinannya ada dua untuk solusinya, pertama adalah kembali kerumah kemudian menabung lagi sampai 13 juta atau kemungkinan kedua adalah membeli barang yang memiliki fungsi dan spesifikasi yang sama dengan harga 10 juta. Dari sini bisa keliatan kan sebenarnya pemerintah itu ingin menghambat pertumbuhan penjualan barang itu. Nah pajak yang naik dan turun itu bisa menjadikan pemerintah untuk mengatur agar perekonomian bisa stabil. Jika pemerintah ingin agar barang-barang impor tidak banyak masuk maka pemerintah akan memberikan pajak yang besar untuk barang impor sehingga para pembeli akan berfikir dua kali untuk membeli barang impor. Begitupun sebaliknya, agar para pelaku bisnis di Indonesia semangat melakukan ekspor maka pemerintah memberikan fasilitas pajak yaitu tidak mengenakan pajak ekspor bahkan dipermudah perizinan dan lain-lainnya. Jadi sekarang kamu udah tau kalau yang namanya pajak itu bisa mengatur. Contoh lainnya itu kaya orang tua kamu dulu kasih uang buat kamu. Orang tua kamu gak akan pernah bisa buat ngatur pengeluaran kamu setiap harinya karena mereka gak setiap waktu sama kamu. Yang mereka bisa lakuin yaitu ngasih uang jajan sedikit jadi pengeluaran yang bakal kamu keluarin pun ga akan banyak, gak mungkin kalau misalkan kamu beli kokain yang harganya jutaan sedangkan bulanan kamu puluhan ribu.

  1. Stability (stabilitas)

Sebenarnya dengan fungsi yang pertama itu pemerintah bisa ngapa-ngapain. Salah satu manfaatnya mereka bisa ngatur adalah menjaga stabilitas. Mungkin kita agak bingung gimana sih caranya pemerintah nurunin harga daging atau bahan pokok yang lain padahal kan mereka bukan pedagang atau pembeli. Sebenarnya caranya itu gini, pemerintah membuat pajak impor lebih mahal ketimbang pajak ekspor dengan tujuan barang-barang dalam negeri masih bisa bersaing dan bertahan. Makanya mobil sport yang mahal-mahal itu sebenarnya bukan mahal harga mobilnya tapi mahal gara-gara pajaknya. Beda kalau misalkan kita punya mobil nasional, pasti gak akan banyak pajak yang dipungut jadi harga mobil itu bisa lebih murah dibandingkan mobil  sport itu. Jadi disini bisa keliatan pemerintah melalui pajak bisa melakukan stabilitasi.

  1. Budgetair (Anggaran)

014364300_1439543521-ilustrasi-apbn

Anggaran itu sangat diperlukan buat terlaksananya suatu organisasi. Pas kita jadi panitia tujuh belasan kan kita bikin anggaran, kemudian kita cari dana agar anggaran itu tercapai. Nah dalam negara juga sama. Mereka mempunyai anggaran untuk melaksanakan program-program yang tertuang dalam APBN atau singkatan dari Anggaran Pembelanjaa Negara yang disusun setiap tahun. Dalam APBN itu ada yang namanya pendapatan negara. Pendapatan negara itu ada yang berasal dari pajak dan bukan pajak. Nah khusus untuk pajak ada targetnya karena sampai sekarang pendapatan dari pajak jadi andalan negara dapet duit. Agar program tercapai maka anggarannya harus bisa dipenuhi. Oleh karena itu dirjen pajak secara maksimal bagaimana target pajak tercapai agar anggaran tidak terganggu.

  1. Distribution (distribusi)

Untuk ini masih berhubungan sebenarnya dengan fungsi mengatur. Kalau bisa kita lanjutkan contoh harga sapi itu. Pemerintah bisa melakukan distribusi dengan pajak yaitu harga daging sapi di Jakarta misalkan mahal agar sedikit yang beli sehingga daging-daging yang ada itu lari ke daerah yang harganya murah. Jadi ada distribusi yang bisa dilakukan melalui pajak.

Cukup banyak tempat aku habiskan untuk menjelaskan fungsi mengatur karena disanalah inti dari semua pembahasan. Jika kita sudah tahu bahwa dalam pajak itu ada fungsi mengatur maka otomatis kita akan bisa mengetahui dengan menaatur itu banyak sekali yang bisa dilakukan diantaranya melakukan distribusi, mengatur anggaran dan menjaga stabilitas.

Iklan