4Sudah dijelaskan sebelumnya tentang perspektif hukum tentang pajak. Sekarang kita bahas disisi ekonominya. Tapi buat kamu yang belum ngerti apa itu perspektif bisa baca ditulisan aku sebelumnya masih dalam kategori pajak berjudul “pajak (kok di) hukum”. Kalau udah ngerti tentang perpsektif berarti kita bisa lanjutkan pembahasannya.

Kalau kalian searching di google tentang apasih perspektif ekonomi tentang pajak, yang muncul pasti itu-itu saja. Yang mana itu-itu saja itu? Penjelasannya yang ak maksud itu kaya gini,

“Pajak dari perspektif ekonomi dipahami sebagai beralihnya sumber daya dari sektor privat kepada sektor publik. Pemahaman ini memberikan gambaran bahwa adanya pajak menyebabkan dua situasi menjadi berubah. Pertama, berkurangnya kemampuan individu dalam menguasai sumber daya untuk kepentingan penguasaan barang dan jasa. Kedua, bertambahnya kemampuan keuangan negara dalam penyediaan barang dan jasa publik yang merupakan kebutuhan masyarakat.”

Untuk kali ini aku gak bakalan nambah materi tentang penjelasan perspektif ekonomi tapi lebih pengen ngejelasin penjelasan yang “pasaran” itu, soalnya dulu aku juga baca itu tapi gak terlalu ngerti makanya mudah-mudahan aku bisa jelasin penjelasan diatas jadi lebih mudah biar kalian bisa lebih ngerti tentang materi ini. Baik, mari kita mulai.

Dalam penjelasan diatas ada yang namanya “sektor privat” dan “sektor publik”. Kita tidak perlu cape-cape cari pengertian tentang apa itu privat karena kalimat berikutnya adalah publik. Jadi kalau misalkan publik itu umum maka privat itu adalah sendiri atau mandiri atau masing-masing. Mungkin kita sering dengar tenang les privat dimana siswa dalam satu kelasnya lebih sedikit dibandingkan yang lain, kita juga sering dengar ruang privasi dimana diruangan itu hanya ada kita sendiri dan orang-orang yang diizinkan masuk oleh kita dan lain-lain.

Biar lebih nyoss aku kasih tunjuk salah satu definisi dari privat yang aku ambil dari Kamus Besar Bahasa Indonesia. Pengertiannya yaitu pribadi, tersendiri, partikelir, swasta. Pengertian tersebut sama persis dengan pemahaman kita. Untuk publik definisinya adalah orang banyak (umum); semua orang yang datang (menonton, mengunjungi, dan sebagainya). Oke keduanya pasti kita sudah paham.

Agak naik sedikit level yaitu kita akan membahas mengenai “sumber daya”. Pengertiannya yaitu suatu nilai potensi yang dimiliki oleh suatu materi atau unsur tertentu dalam kehidupan. Sumber daya disini yaitu kemampuan yang dimiliki oleh kita kemudian kita alihkan. Misalkan kita memiliki waktu. Nah waktu yang kita miliki kita alihkan dengan cara membaca artikel ini. Contoh lain yaitu kita memiliki dua pulpen. Kita berikan satu pulpen kita kepada teman kita. Nah itulah yang namanya peralihan sumber daya. Pulpen disebut sebagai sumber daya karena dengan pulpen itu kita bisa melakukan sesuatu yang menambah daya guna kita seperti kuliah, tanda tangan cek dan sebagainya. Contoh lain lagi yaitu uang. Kita memilii misalkan sepuluh milyar. Dengan sepuluh milyar itu kita bisa membeli mobil Range Rover yang dilapisi emas. Jadi daya beli kita itu adalah sepuluh milyar. Namun karena kita harus membayar pajak dari uang sepuluh milyar yang kita miliki maka kemampuan kita membeli jadi berkurang, misalkan pajaknya adalah satu milyar. Kemampuan kita membeli mobil harga sepuluh milyar berkurang karena dibayarkan pajak sebesar satu milyar kepada negara. Nah itulah yang namanya peralihan.

Kata-kata diatas yang menyebutkan “beralihnya sumber daya dari sektor privat ke sektor publik” jadi artinya berpindahnya uang kita ke pemerintah. Bahasa kerennya adalah beralihnya sumber daya ekonomi sebagai individu kepada pemerintah sebagai pemungut pajak.

gelas.jpeg

Kalimat berikutnya adalah adanya perubahan situasi. Perubahan itu pertama dari sisi privat dan kedua darai sisi publik. Ini sebenarnya gampang. Aku akan mengibaratkan seperti gelas berisi air penuh dan gelas yang kosong. Sektor privat kita ibaratkan seperti gelas yang berisi air penuh sedangkan sektor publik kita ibaratkan seperti gelas kosong. Kalau kita tumpahkan sedikit air yang penuh kedalam gelas kosong maka yang terjadi ada dua. Pertama gelas privat akan berkurang dan kedua gelas publik akan bertambah. Tidak ada yang aneh kan? Yap semudah itulah sebenarnya pemahaman tentang kalimat diatas. Mungkin itu dulu. Semoga bermanfaat.

Iklan