acll.jpegJangan bayangkan ACL itu adalah aplikasi maha keren yang gak semua bisa pakai. ACL itu sama seperti aplikasi lainnya bisa digunakan dengan belajar sendiri atau melalui kelas-kelas. Kunci dari penguasaan aplikasi adalah seringnya kita menggunakan aplikasi tersebut. Mungkin kita masih ingat ketika pertama kali menggunakan smart phone. Yang kita lakukan adalah terus memegangnya, ‘mengoprek’nya sampai kita benar-benar bisa. Bahkan sampai sekarang kita masih belajar pake aplikasi baru yang lagi hits sekarang. Begitupun dengan aplikasi ACL dan semua aplikasi yang ada didunia ini, kunci suksesnya adalah terus menerus menggunakannya. Pada dasarnya aplikasi itu dibuat oleh manusia untuk mempermudah pekerjaan manusia sehingga sangat tidak mungkin kita manusia tidak bisa mengoperasikannya kecuali kamu bukan manusia.

Jika kita berbicara mengenai pengguna aplikasi akan terbagi kedalam dua golongan besar. Dua golongan besar itu adalah golongan yang termasuk pengguna profesional dan pengguna tidak profesional. Dalam modul yang aku tulis aku bagi pengguna ACL itu sebagai berikut,

  1. Pengguna biasa (common /nontechnical users)
  2. Pengguna ahli (expert users)

Jadi tulisan aku pada saat ini adalah membahas kedua user yang disebutkan diatas. Aku menyebutnya dalam judul ini Sang Pengguna ACL. Baik mari kita bahas tentang dua pengguna tersebut.

  1. Pengguna biasa (common / nontechnical users)

Yang termasuk kedalam pengguna biasa adalah pengguna yang tidak memiliki latarbelakang audit ataupun akuntansi namun ingin melakukan analisis data. ACL adalah suatu alat yang bisa dipelajari tatacara penggunaannya sampai akhirnya mendapatkan  hasil atau output. Penggunaannya bisa dipelajari secara mandiri atau khusus. Yang membedakan antara pengguna biasa dengan bukan adalah pembacaan outputnya. Pengguna biasa hanya bisa memproses data sampai akhirnya mendapatkan output dan kemudian ketika menafsirkan tidak terlalu dalam. Pengguna biasa ini tidak perlu memiliki latar belakang apapun, cukup bisa mengoperasikan ACL saja sudah bisa disebut sebagai  pengguna biasa.

  1. Pengguna ahli (expert users)

images.jpegPengguna ahli bisa mengoperasikan ACL dari awal hingga keluar output. Bedanya adalah pengguna ahli ini memiliki latar belakang sebagai seorang auditor. Latar belakang seorang auditor itu biasanya adalah akuntansi. Kenapa biasanya? Karena saat ini apabila ingin menjadi auditor tidak harus selalu menjadi seorang sarjana akuntansi, cukup mengikuti ujian yang dibuat oleh Ikatan Akuntan Indonesia kemudian apabila lulus maka dia berhak mendapatkan gelar akuntan. Untuk pengguna ahli ACL ini digunakan untuk mempermudah pekerjaannya dalam melakukan audit. Ketika ACL menghasilkan outpun pengguna ahli dapat secara dalam dan kritis untuk menafsirkannya. Sama halnya dengan kamera. Setiap orang bisa memiliki kamera semahal dan secanggih apapun tapi hanya kameraman profesional saja yang bisa menghasilkan uang dari kamera itu, hanya kamreman profesional saja yang menghasilkan gambar yang sangat bagus. Perbedaannya hanya ada pada hasilnya saja. Tapi tenang saja,  ilmu menjadi seorang auditor itu bisa dipelajari sehingga ketika kamu sudah bisa mengoperasikan ACL maka biar bisa naik level jadi pengguna ahli maka kalian tinggal belajar saja bagaimana cara dalam menafsirkan suatu laporan.

Kesimpulan dalam tulisan kali ini adalah yang pengguna dibagi menjadi dua yaitu pengguna biasa dan pengguna ahli. Pengguna biasa hanya bisa mengoperasikan ACL sedangkan pengguna ahli  bisa mengoperasikan juga menafsirkan hasil dari ACL tersebut.

Iklan