263-kebangkitan-pki-ilusi-atau-bukti

Majalah: Risalah

Edisi: No. 3 Th. 54 Sya’ban 1437/Juni 2016

Penerbit: Yayasan Risalah Press

Kota: Bandung

ISSN: 0215-0557

Halaman: 84 halaman

Harga: Rp. 15.000

 

Kita lanjutkan pembahasan risalah tahun 2016 yaitu pada bulan Juni 2016. Berikut penjelasan mengenai rubrik selain rubrik kajian utama. Banyak perbedaan pada bulan Juni 2016 ini. Mari kita lihat apa saja perbedaannya.

  • Alas Kata: Perubahan pada penjilidan, pembaharuan rubrikasi dan ada rubrik yang disatukan yaitu dengan bisikan redaksi. Jadi kedepannya aku tidak akan membahas alas kata karena alas kata ini sebenarnya masuk kedalam kata sambutan.
  • Fikrah: Wujud Nyata Kehidupan Berjama’ah. Ada tiga gambaran kehidupan berjama’ah yaitu ka annahum bunyanum-marshush: seolah-olah mereka itu bangunan yang rapat dan kokok. Kal-bunyan yasuddu ba’dluha ba’dlan; bagaikan satu bangunan yang satu sama lain saling mendukung dan menguatkan, kal-jasadil wahid; bagaikan satu jasad.
  • Istifta: membahas masalah-masalah hukuman bagi pemerkosa, cara mengusir syetan, kayfiyah salam ma-mum diakhir shalat dan lafazh istigfar setelah shalat.
  • Tafsir Al-Qur’an: Jangan Dududk Bersama Orang Munafik Tafsir QS Annisa ayat 140. Dalam pembahasannya terdiri dari munasabah, tafsir mufrodat membahas haza-a dan tafsir ayat.
  • Syahrul Hadits: Larangan Masuk Masjid Bagi yang Junub membahas hadits Bulughul Maram yang ke 132 dan 133 dengan penitikberatkan pada hadits yang ke 132 dengan penjelasan takhrij hadits, matan hadtis, dan syarah hadits.
  • Aqidah Salimah: Urgensi Tazkiyatun Nafs (Penyucian Jiwa). Misi utama diutusnya Nabi Muhammad saw di antaranya adalah untuk mengajarkan kesucian hidup kepada umat manusia. Tulisan ini ditulie oleh Jeje Zaenudin.
  • Ahsin Khuluqi: Ibadah Shaum dan Pembinaan Akhlaq. Dalam ajaran Islam, segala bentuk peribadahan yang diperintahkan Allah swt bukan hanya sekedar ritual semata, tetapi mengandung unsur pembinaan akhlaq.
  • Khutbah Jum’at: Shaum dan Harmonisasi Komunikasi yang diisi oleh Ustadz UU Suhendar yang merupakan anggota dewan hisbah persatuan Islam. Beliau menjelaskan ada dua kelompok orang yang mendapatkan rukhshah (keringanan) untuk meninggalkan shaum yaitu kelompok yang harus qadla dan kedua kelmpok yang harus fidyah.
  • Alam Islami: berita yang diturunkan yaitu Anomali Demokrasi di Timur Tengan, Lebih Dekat dengan Suriah dan Catatan Perjalanan Da’wah di Australia.
  • Akhbar Jam’iyyah: ini rubrik baru yang mengabarkan semua berita mengenai Persatuan Islam. Pada edisi kali ini dibagas mengenai laporan perjalanan Bangil hingga Kepulauan Maluku.
  • Tsaqafah: Lailatur Qadar menjadi tulisan pertama yang ditulis oleh Ustadz H. Aceng Zakaria, berikut berjudul Berman Sampai Lailatul-Qadar ditulis oleh Nasruddin Syarief.
  • Baiti Jannati: Reading Aloud Membacakan Buku Untuk Anak. Reading aloud tidak hanya efektif terhadap buku saja, bahkan juga terhadap Al-Qur’an. Banyak manfaat yang bisa kita petik dengan rutin membaca Al-Qur’an secara nyaring di depan anak sejak dini.
  • Dzikra: Taqwa Itu Ada di Hati dengan menengahkan ayat 183 surah Al-Baqarah yang berbunyi “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.” Biasanya rubrik ini diawal tapi sekarang menjadi terakhir.

Kajian utama pada bulan Juni 2016 mengenai PKI. Berikut isinya

  1. Kebangkitan PKI Ilusi atau Bukti. Berawal dari sebuah simposium yang diadakan di Hotel Aryaduta pada medio April lalu membuat banyak kalangan silang pendapat. Simposium menunut agar pemerintah meminta maaf pada keluarga PKI dan mencari kuburan massal, akbibat pembunuhan yang dilakukan oleh TNI.
  2. Front Anti Komunis Respon Persis Terhadap Partai Komunis Indonesia (PKI). Dijelaskan peran Persis terhadap PKI yaitu perjuangan di parlemen-majalis konstituante. Pembuat Front Anti Komunis dibuat oleh Isa Anshary pada November 1954 untuk menghadapi paham dan gerakan politik yang dilakukan oleh partai komunis itu.
  3. Sekilas Perjalanan Pemberontakan PKI. DIjelaskan secara rinci dari awal tahap perkembangan yang dimulai pada 8 Oktober 1945 sampai 19 Agustus 1948. Selanjutnya dijelaskan mengenai pemberontakan PKI 1948 di Jawa Timur yang dimulai 26-27 Agustus 1948 sampai tahun 1951. Berikutnya mengenai pemberontakan di Jakarta dari mulai 8-11 September 1957 sampai 1998,
  4. Komunisme Ideologi Kufur. Tulisan ini merupakan pidato belia pada sidang Konstituante tahun 1958 oleh H.M Isa Asnhary yang merupakan ketua Umum PP. Persis 1940-1962. Beliau menjelaskan pada tulisan itu mengenai sejarah komunisme kemudian bagaimana perkembangannya kemudian beliau menghubungkannya dengan PKI yang ada di Indonesia.

Tidak ada tempat tentunya bagi PKI di Indonesia ini karena Islam tidak mengenaal kekerasan dalam negara yang sudah merdeka dan tidak menghalangi umat musim beribadah. Merdeka!

Untuk yang pengen tau lebih lengkap mengenai resensi buku, bisa dicek di blog aku yang lain yang khusus untuk membahas mengenai buku di https://pustakabinekas.wordpress.com/