265-kemerdekaan-vs-keterjajahan-ekonomi

Majalah: Risalah

Edisi: No. 5 Th. 54 Syawwal 1437/Agustus 2016

Penerbit: Yayasan Risalah Press

Kota: Bandung

ISSN: 0215-0557

Halaman: 84 halaman

Harga: Rp. 15.000

 

Alhamdulillah saat ini masih bulan september dan aku sekarang sedang menulis resensi majalah Risalah untuk bulan Agustus. Yang ingin aku kerjakan yaitu membacanya dibulan ini kemudian diakhir hari pada bulan itu aku menulis resensinya. Untuk edisi majalah september masih dalam proses membaca jadi aku lebih baik menyelesaikan menulis resensi majalah Risalah. Baik kita mulai kepada rubrik selain kajian utama.

  • Fikrah: Taat Kepada Allah. Dijelaskan salah satunya yaitu tiga klasifikasi perintah yang terdiri dari ada perintah dimana perintah itu untuk kepentingan yang memerintah, sedang yang diperintah tidak mendapatkan keuntungan apa-apa. Kedua ada perintah dimana perintah itu untuk kepentingan kedua belah pihak. Ketiga, ada perintah dimana perintah itu untuk kepentingan yang disuruh, sednag yang menyuruh tidak mendapatkan keuntungan apa-apa.
  • Istifta: membahas masalah-masalah bagaimana hukum game, apakah ada dalil yang menyatakan tidak boleh memakai sandal di kuburan, apakah syarat dikabulkannya doa, bagaimana jika kita menyebarkan berita dusta, dan terakhir yaitu apakah hukumnya seorang anak muslim yang ikut memandikan orangtuanya yang non muslim.
  • Tafsir Al-Qur’an: Haram Memilih Kafir Sebagai Pemimpin Tafsir QS Annisa ayat ke 144-147. Penjelasan seperti biasa diawali dengan musaenjelasan seperti biasa diawali dengan musasabah dilanjutkan dengan tafsir mufrodat membahas kata kafir, dan auliya. Terakhir dibahas mengenai tafsir ayat.
  • Syahrul Hadits: Tayammum dengan Tanah. Melanjutkan pembahasan Bulghul Maram nomer hadits yang ke 136, 137 dan 138. Dijelaskan oleh penulis diawali dengan Takrij dan Matan Hadtis, dilanjutkan dengan syarah hadits.
  • Aqidah Salimah: Ihsan dalam Beribadah. Ada suatu hadtis riwayat Muslim yang menyebutkan bahwa jibril bertanya tengtanng Ihsan kepada Nabi Muhammad saw. Kemudian Rasulullah saw menjawab, “Ihsan adalah engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihat Allah, namun jika tidak ada )perasaan) engkau dilihat Allah maka (yakinlah) bahwa Dia melihatmu.
  • Ahsin Khuluqi: Bersih dan Kotornya Jiwa. Orang yang mentakziyah jiwa adalah orang yang memberishkan dirinya dari dosa, dan mengembangkan potensi dirinya dengan ilmu, amal shalih, dan ketaan. Sehingga hidupnya menjadi suci, jiwanya tumbuh dan berkembang menuju kebahagiaan dan kesuksesan di dunia dan di akhirat.
  • Khutbah Jum’at: Makhrajan Bagi Orang yang Bertaqwa. Al-Qur’an memuat dua belas keutamaan taqwa yaitu 1) pujian dan sanjungan terhadap perbuatan taqwa, 2) terjaga dan terpelihata dari tipu daya musuh, 3) mendapat penguatan dan pertolongan, 4) selamat dari kesulitan dan memperoleh rezeki halal yang tidak disangka-sangka, 5) memperbaiki amal, 6) diampuni dosa, 7) dicintai Allah, 8) diterima amalnya, 9) kemuliaan, 10) mendapat kabar gembira, 11) selamat dari neraka, 10) kekal di surga.
  • Alam Islami: berita yang diturunkan yaitu Parlemen di Turki Dukung Erdogan, Turki Darurat, Babak Baru Turki, AS sudutkan ISI dan Bomber Rusia Hancukan ISIS.
  • Akhbar Jam’iyyah: Puluhan Anak-Anak Maluku kembali Mesantren di Persis, Persis siap Quran Sunnahkan Maluku. Dibahas mengenai kedatangan puluhan calon santri yang datang dari maluku yang dikirimkan ke kantor pusat PP. Persis.
  • Tsaqafah: Antara Agustusan dan Muludan ditulis oleh Nasruddin Syarief, Selamatkan Generasi Kita yang ditulis Insana Zakiyah.
  • Bayti Jannati: Semarak Mengasramakan Anak-Anak: Tugas Kita Belum Selesai. Jangan berfikir bahwa setelah kita mensekolahkan anak kita dipesantren tetapi tetap pendidikan yang paling penting adalah pendidikan keluarga.
  • Dzikra: Hakikat Kemerdekaan. Mengawali dengan ayat ke 1 dan 2 disurah An-Nashr yang berbunyi, “Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bongong.”

Adapun kajian utama bulan Agustus yang ada yakni,

  1. Quo Vadis Kemandirian Ekonomi Indonesia? Ditulis oleh M. Abdurrahhman yang menjelaskan mengenai ekonomsi Islam, ekonomi umat Islam yang sat ini dalam dekapan kaptialis, ekonomi wasathaniyah, transformasi teori ekonomi Islam dan terakhir penutup. Dijelaskan juga secara rinci lima problem dan tantangan yang dihadapi ekonomi Islam saat ini yaitu maash mimnya pakar ekonomi Islam berkualitas yang menguasai ilmu-ilmu ekonomi modern dan ilmu-ilmu syariah secara kognitifl ujian kredibilitas sistem ekonomi dan keuangannya; perangkat peraturan, hukum, dan kebijakan, baik dalam skala nasional maupun internasional; masih belum ajegnya keilmuan ekonomi Islam dan masih minimna lebaga training dan consulting dalam bidang ini; peran pemerintah masih belum optimal.
  2. Ketidakmerdekaan Ekonomi Indonesia. Dalam tulisan ini disebutkan pendapat dari Mubyarto (1938-2005) yang menyatakan selama ekonomi kerakyatan tidak dijalankan maka selama itu juga penjajahan masih berlaku di bumi Indonesia. Kemudian dijelaskan mengenai pengertian dari ekonomi kerakyatan. Penjelasan dilanjutkan dengan ekonomi kapitalis yang semakin banyak di Indonesia yang ditandai dengan banyaknya mall dan mimimarket.
  3. Umat Islam Rela Dijajah Ekonomi. Akar masalah dari penajajahan adalah ketidakberdayaan yang terjajah. Umumnya disebabkan kemiskinan, kebodohan, atau mental penjilat kepada penjajah dari segelintir rakyatnya. Dijelaskan dalam tulisan ini pendapat dari Syafi’i Antonio yang menyatakan bahwa Al-Qur’an itu mendorong daya saing. Beliau menyebutkan bahwa umat Islam harus memiliki daya saing ekspor yang tinggi. Bukan hanya memenangkan persaingan lokal, tetapi juga harus global. Pendapat lain datang dari Prof. Maman Abudurrahman yang menyatakan “Umat Islam harus berjihad dalam ekonomi dengan hanya membeli produk-produk yang diproduksi umat Islam, hanya bekerja sama dengan lembaga keuangan Islam dan mendahulukan tenga kerja muslim.

Menurut aku itu merdeka itu kita bisa berhasil mendapatkan dunia dan akhirat sekaligus. Didunia kita senang diakhirat kita lebih senang. Itu makna merdeka hakiki pendapat aku pribadi. Semoga kita merdeka!

Untuk yang pengen tau lebih lengkap mengenai resensi buku, bisa dicek di blog aku yang lain yang khusus untuk membahas mengenai buku di https://pustakabinekas.wordpress.com/