The Lost Symbol
The Lost Symbol

Judul: The Lost Symbol
Penulis: Dan Brown
Penerbit: Penerbit Bentang
Tahun: 2010
Halaman: 712 hlm; 23.5 cm
ISBN: 978-979-1227-86-5

Dan Brown, mungkin semua orang di dunia ini mengetahui dirinya. Karya-karyanya yang fonumenal dan terkadang menuai “kontroversi” yang sangat keras dari berbagai pihak menjadikan dirinya sangat cepat terkenal. Bahkan setelah terbitnya novel yang berjudul The Davinci Code di berbagai belahan di dunia mengalama apa yang di sebut sebagai Dan Brown Effect (Efek Dan Brown).

Setelah menulis The Davinci Code, Angel & Demon, Deception Point, dan Digital Fortress , dia kembali mengguncang dunia dengan karyanya yang berjudul The Lost Symbol yang menceritakan mengenai pencarian simbol yang hilang. Novel yang memiliki tidak kurang dari tujuh ratus halaman ini membuktikan kecerdasan seorang Dan Brown. Novel ini pun membuktikan masih adanya Dan Brown Effect yang dibuatnya dengan novel-novel yang dia tulis.

Seperti novel-novel sebelumnya, The Lost Symbol berisi penuh dengan legenda, mitos,teknologi, dan sejarah yang membuat kita harus berpikir secara serius untuk mengikuti alur cerita novel ini. Inilah yang membedakan novel karya Dan Brown dengan penulis lainnya. Cerita dan tokoh berdasarkan fakta pun menjadikan imajinasi kita lebih sempurna karena kita bisa membayangkan tokoh-tokoh yang sangat terkenal.

Dengan tokoh yang sama dalam novel-novel sebelumnya, Dan Brown mengagetkan pembaca dengan membunuh Profesor Langdon (seorang yang ahli dalam bidang simbol) dengan sangat mengenaskan. Mungkin kemunculan Langdon ini untuk memberikan detail tambajan terhadap semua bagian dalam novel ini.

Dan Brown penulis novel The Lost Symbol
Dan Brown penulis novel The Lost Symbol
Sebenarnya cukup berat bagi saya jika saya harus menceritakan cerita dalam novel ini. BUkan karena saya tidak paham dengan ceritanya tetapi saya sangat bingung mau memulai dari mana saya menceritakannya. Tetapi, karena tulisan ini hanyalah sebuah resensi jadi saya tidak akan menceritakan seluruh ceritanya.😀😀

Sesuai dengan judulnya yaitu The Lost Symbol novel ini menceritakan tentang pencarian simbol yang hilang berupa kata terakhir dari teka teki yang ada dalam Piramida milik Peter Solomon. Piramida ini merupakan barang pusaka yang diwariskan turun temurun keluarga Solomon. Piramida ini dipercaya sebagai peta untuk mendapatkan rahasia yang sangat besar dan harta karun yang besar pula.

Teka teki yang sangat rumit pada Piramida dihubungkan dengan kelompok Mason yang penuh dengan misteri. Di Amerika atau mungkin di dunia kelompok Mason ini adalah kelompok yang di takuti karena kelompok ini di tuduh telah melakukan pembantaian terhadap banyak orang, kelompom Mason ini pun di tuduh bertanggung jawab atas berbagai aksi keji yang telah terjadi. Disisi lain para pendahulu mereka seperti Adams, Ben Pranklin, Thomas Paine bahkan George Washington menjadi hal yang sulit di percaya jika mereka juga merupakan anggota dari Mason.

Adalah Peter Solomon yang mendapatkan Piramida yang memiliki banyak sekali rahasia. Mal’akh seorang yang sangat mempercayai legenda di kalangan Mason menato seluruh tubuhnya dengan simbol-simbol yang sulit di pahami. Tujuan dia adalah menjadi iblis yang ikut serta menghiasi cerita-cerita kuno yang semua orang mengetahui nya. Dia beranggapan bahwa iblis selalu berbuat baik menurut versi iblis. Jika malaikat melakukan hal baik itu karena manusia menganggap bahwa itu merupakan baik, jadi malaikat dan manusia memiliki pemahaman yang sama dalam menilai kebaikan.

Dengan menggunakan berbagai cara Mal’akh berusaha agar semua ritualnya berhasil. Dan untuk menyelesaikan semua riualnya selama bertahun-tahun dia harus pergi ke suatu tempat yang di tunjukkan oleh piramida itu dan menusuk dirinya dengan Bilah Pisau Akedah Kuno yang dia beli lebih dari satu juta dolar oleh keturunan Mason yang tinggi.

Singkat cerita semua yang di rencanakan oleh Mal’akh berhasil dilakukan dan dia mendapatkan apa yang dia inginkan. Tetapi ketika semua pembaca terkecoh karena tokoh jahar dalam novel ini berhasil menang Dan Brown mengejutkan pembaca (termasuk saya) dengan perkataan dari Peter Mason yang membuat Mal’akh khawatir dengan semua usahanya. Peter mengatakan bahwa dia berbohong ketika mengatakan rahasia sebebanarnya dari Piramdia itu. Dia mengatakan bawa simbol yang hilang berupa kata-kata terqakir itu bukan kiasan melainkan arti sebenarnya. Tetapi letak tulisan itu berada di tempat yang jauh.

Semua cerita yang ada dalam novel ini benar-benar membuat saya tegang, sedih, senang, sekaligus memberikan pelajaran bagi saya. Novel ini membuat saya merubah penilaian saya terhadap sesuatu dan memberikan pelajaran hidup bagi saya. I recommend you to read his novel because this novel is very complicated. Finally, enjoy with this novel.😀😀