Minggu-mingu sekarang kelompok saya akan mengadakan diskusi panel yang diselerenggarakan di kelas XII Ipa dua. Sebenarnya saya sudah meminta kepada guru saya agar saya tampil dengan format seminar saja, tatapi karena guru saya agak memaksa maka akan tampilah saya dengan format diskusi panel.

Sebenarnya selama saya belajar belum pernah melakukan diskusi panel. Yang sering saya lakukan adalah melakukan seminar. Minggu ini saya mendapatkan tantangan untuk mencoba melakukan diskusi panel pertama saya dengan membawakan tema yang telah kami tulis di Karya Ilmiah yang berjudul “Mencegah Empat Penyakit dengan Satu Vaksin”. Anda semua juga bisa membaca makalah karya ilmiah ini di kategori Task of School.

Untuk diskusi panel nanti saya menjadi narasumber yang berprofesi sebagai dokter. Saya mamaksa meminta profesi itu karena saya menginginkan menjadi seorang dokter dan semoga saja setelah saya menjadi seorang “dokter-doktertan” menjadi dokter sungguhan nantinya. Amin.

Setelah selesai menulis rancangan diskusi panel saya menulis di blog ini. Oleh karena itu saya mengetahui apa yang akan ditanyakan oleh moderator atau narasumber lain. Dan yang akan saya bahas ini adalah mengenai apa yang akan saya bicarakan nanti.

A. EMPAT PENYAKIT BERBAHAYA
1. Difteri

Difteri
Difteri
Difteri merupakan penyakit menular yang sangat berbahaya yang banyak dialami oleh anak-anak. Penyakit ini mudah menular dan menyerang terutama daerah saluran pernafasan bagian atas. Difteri disebabkan oleh kuman Corynebacterium Diphteriae, suatu bakteri yang tidak bergerak dan tidak membentuk spora. Gejala difteri yaitu adanya bentukan pseudomembran atau lapisan tipis berwarna putih keabu-abuan yang timbul terutama di daerah mukosa hidung, mulut sampai tenggorokan dan merupakan hasil kerja dari kuman ini. Kuman ini pun bisa menyerang otot jantung, ginjal dan jaringan syaraf.

Difteri dapat ditularkan orang melalui pernafasan terutama tenggorokan yang disebabkan batuk dan bersin. Difteri pun bisa tersebar melalui percikan ludah dari orang yang membawa kuman kepada orang lain yang sehat. Selain itu penyakit ini juga bisa ditularkan melalui benda atau makanan yang terkontaminasi.

Menurut data WHO pada tahun 2000, diseluruh Negara dilaporkan ada 30.000 kasus dan 3000 diantaranya meninggal karena penyakit ini. Dan kebanyakan yang terjangkit adalah anak-anak.

2. Tetanus

Tetanus
Tetanus
Tetanus adalah penyakit infeksi dimana spasme otot tonik menyebabkan trismus atau kejang pada bagian-bagian seperti punggung, paralis pernafasan dan lainnya. Tetanus disebabkan oleh Clostridium Tetani yang berasal dari tanah.

Awal dari penyakit Tetanus ini biasanya pada luka pada kulit, luka bakar, infeksi persalinan, dan infeksi tali pusar. Tetanus dapat menyebabkan kelumpuhan otot seluruh tubuh. Pada tahun 2002 The Word Health Organization mencatat ada tidak kurang dari 180.000 bayi yang meninggal karenanya.

3. Pertusis
Pertusis yang sering disebut juga batuk rejan atau batuk 100 hari ini adalah penyakit infeksi bakterial yang menyerang sistem pernafasan sehingga mengakibatkan batuk yang sangat parah. Pertusis disebabkan oleh bakteri Bordetella Pertussis yang bersarang disaluran pernafasan.

Cara penularan pertusis ini adalah dengan cara tetesan dari batuk atau bersin dari orang lain. Penyakit ini 60% menyerang anak-anak dan terjadi 39 juta kasus, 297.000 mengakibatkan kematian.

4. Hepatitis B
Hapatitis B menyerang pada hati dan menyebabkan peradangan hati. Diantara tujuh macam Hepatitis, Hepatitis B adalah penyakit yang paling berbahaya didunia ini. Penyakit ini disebabkan oleh Virus Hepatitis B (VHB) suatu anggota famili hepadnavirus yang dapat menyebabkan peradangan hati akut atau menahun yang pada sebagian kecil kasus dapat berlanjut menjadi sirosi hati atau kanker hati.

Hepatitis B ditularkan melalui paparan berbagai macam zat kimia yang mungkin saja tertelan, terhirup atau diserap melalui kulit penderita, pertukaran cairan tubuh atau kontak dengan darah dari orang yang terinfeksi Hepatitis B, penularan dari ibu ke bayi saat melahirkan, hubungan seksual, transfusi darah, jarum suntik dan penggunaan alat kebersihan diri (sikat gigi, handuk) secara bersama-sama.

Dalam 2 juta kasus ada 600.000 ribu orang yang meninggal diebabkan oleh penyakit ini.

B. CARA PENCEGAHAN
Empat penyakit berbahaya kita mau tidak mau harus kita cegah agar tidak merenggut kebahagian kita, keluarga, dan orang disekitar kita. Oleh karena itu harus ada pencegahan yang dilakukan agar penyakit itu dapat tehindar dari kita. Cara-caranya antara lain:
1. Pola hidup yang sehat.
2. Menjaga makanan yang masuk kedalam tubuh kita.
3. Menjaga lingkungan kita agar tidak mengakibatkan menularkan penyakit tersebut.
4. Menjaga jarak dengan orang yang terkena penyakit menular.
5. Divaksinaasi dengan DTP-HB.

C. KINERJA PEMERINTAH DAN BIO FARMA
Dalam hal ini pemerintah berperan untuk menyehatkan masyarakat Indonesia dan pemerintah telah melakan kebijakan-kebijakan yang sampai dengan saat ini mengalami kemajuan yang cukup pesat. Ditambah lagi dengan adanya Bio Farma sebagai produsen vaksin dan antisera yang berkualitas Internasional menjadikan Indonesia sehat 2010 semakin bisa tercapai. Namun hal ini harus lebih ditingkatkan lagi agar tujuan bisa kita capai.

D. HARAPAN UNTUK MASYARAKAT, BIO FARMA DAN PEMERINTAH
Masyarakat yang menjadi objek pemerintah untuk disehatkan atau dicegah dari penyakit-penyakit yang mematikan harus bisa sadar diri bahwa sehat itu adalah penting. Penting bagi diri sendiri, keluarga dan orang sekitar. Pola hidup yang sehat, menjaga diri dari lingkungan yang kurang sehat dan divaksinasi adalah cara agar terhindar dari berbagai macam penyakit.

Bio Farma dengan segudang prestasi yang diraihnya patut diberikan apresiasi yang besar. Karena Bio Farma Indonesia dipandang di mata dunia. Harapan agar Bio Farma bisa meningkatkannya dan juga bermanfaat bagi kesehatan di Indonesia.

Pemerintah perlu untuk meningkatkan kembali kemajuan-kemajuan yang telah dicapai. Masyarakat harus mengawasi kinerja pemerintah jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Semoga semua harapan itu bisa tercapai. Amin.