Mungkin sudah banyak yang mengetahui mengenai kiamat yang akan terjadi pada tahun 2012. Jujur saja saya sangat sangat takut sekali dengan sangat dekatnya kiamat, namun disisi lain saya juga harus menyikapinya dengan bijak agar saya bisa lebih mempersiapkan diri untuk kehidupan akhirat yang kekal abadi. Hanya dua pilihan yang bisa kita ambil, surga atau neraka. Itulah yang menjadi tujuan kita selama hidup ini. Jika kita menginginkan surga maka gapailah surga dengan cara yang telah ditunjukan Allah dan Rasul-Nya, jika menginginkan neraka maka nikmatilah dunia ini sesuai hawa nafsu mu dan tunggu azab di neraka kelak. Semoga saja kita menjadi salah satu penghuni dari surga yang penuh kenikmatan. Amin.

Ramalan ini berasal dari suku maya bahwa alam semesta akan berakhir pada tahun 2012, menurut perhitungan kalender mereka. Jika yang dimaksud adalah akhir dari satu siklus masa berdasar kalender mereka, bisa saja itu benar (satu masa itu bisa seperti dalam satu tahun Masehi terdiri dari 12 bulan, 365 hari). Tetapi apakah kemudian itu diartikan sebagai akhir suatu jaman? (langitselatan.com).

Pandangan bangsa Maya dengan manusia zaman sekarang sangatlah berbeda. Jika manusia zaman sekarang mengumpulkan seluruh catatan-catatan kuno dari peninggalan suku Maya kemudian mempelajarinya maka yang akan terjadi adalah perbedaan interpretasi setiap manusia yang membacanya.

KALENDER MAYA DAN KEPERCAYAANNYA

Kalender Suku Maya
Kalender Suku Maya
Tahukah kita mengenai kalender Maya? Kalender Maya adakah kalender yang disusun oleh sebuah peradaban yang dikenal dengan nama Maya pada kisaran 250-900 M. Bukti kehadiran peradaban Suku Maya ini bisa dilihat dari sisa kerajaannya di hampir semua bagian selatan Meksiko, Guatemala, Belize, El Savador, dan sebagian Honduras.

Dari bukti-bukti sejarah, masyarakat suku Maya memang memiliki kemampuan menulis yang baik. Suku Maya dalam kehidupannya menggunakan beberapa kalender berbeda. Bagi mereka, waktu merupakan penghubung dengan lingkaran spiritual. Kalender memang digunakan untuk hal-hal praktis seperti untuk kehidupan sosial, pertanian, perdagangan dan berbagai keperluan administratif. Namun dipercaya ada elemen religi yang besar di dalamnya yang memberi pengaruh. Bagi suku Maya, setiap hari memiliki ruh pelindung yang berbeda sehingga setiap hari memiliki fungsi yang berbeda pula.

Suku Maya memiliki dua kalender yaitu Kalender Tzolk’in berakhir dalam 260 hari dan Kalender Haab’ memberi perkiraan 1 tahun Matahari yakni 365 hari. Kedua kalender ini gabungkan menjadi “Calender Round” dimana siklus akan berakhir setelah 52 haab yaitu 52 tahun atau sekitar satu generasi. Di dalam “Calendar round” terdapat Trecena (siklus 13 hari) dan Veintena (siklus 20 hari). Tampaknya, sistem siklus ini berlaku dengan mempertimbangkan jumlah hari dalam 52 tahun adalah 18980 hari.

Sistem “Calendar Round” ini memang sangat baik untuk mengingat hari kelahiran atau periode keagamaan. Namun, untuk merekam sejarah, kalender ini tak bisa dijadikan patokan karena tak dapat merekam kejadian yang lebih tua dari 52 tahun.

Karena jangkaun “Calendar Round” hanya mencapai 52 tahun suku Maya membuat suatu perkembangan yaitu dengan membuat sistem penanggalan “Long Count” atau “Perhitungan Panjang”, kalender yang akan berakhir setelah 5126 tahun. Penanggalan ini bergantung pada basik perhitungan dengan unit 20. Kalender modern saat ini menggunakan dasar perhitungan dengan unit 10.

mayan_cosmos
mayan_cosmos
Suku Maya meyakini bahwa dunia ini telah dihancurkan sebanyak empat kali dan diciptakan sebanyak lima kali. Dan jika kalender “Long Count” berakhir menurut kepercayaan suku Maya akan berakibat buruk. suku Maya mendasarkan perhitungan numerik pada siklus 13 dan 20, maka bisa jadi hari terakhir kalender mereka adalah 13.0.0.0.0. Kapankah itu? Angka 13.0.0.0.0 merepresentasikan 5126 tahun dan “Long Count” ini berawal pada 0.0.0.0.0 yakni 11 Agustus 3114 SM menurut penanggalan Gregorian.

Nah, dengan demikian, kalender Maya akan berakhir 5126 tahun kemudian, yakni 21 Desember 2012. Inilah yang jadi dasar pemikiran tentang kiamat di tahun 2012.

Berakhirnya peradaban yang dipercaya oleh suku Maya yaitu pada tanggal 21 Desember 2012 ini bisa terjadi dengan berbagai macam kemungkinan. Ada yang mengatakan bahwa bumi akan ditabrak oleh sebuah planet, tabrakan asteroid, tabrakan meteorit, dihisap lubang hitam, dibunuh oleh flare Matahari, Bumi hancur oleh ledakan sinar gamma dari sistem bintang, datangnya zaman es yang lebih cepat dan pergeseran kutub magnet dan masih banyak lagi mitos-mitos lainnya.

Jika kita urutkan atau kita teliti lebih dalam semua perkiraan-perkiraan itu kita akan mendapatkan suatu penjelasan yang memberi kesimpulan bahwa bumi masih bisa selamat atau dengan kata lain masih tidak akan terjadi kimat pada tanggak 21 Desember 2012. Contohnya adalah flare Matahari.

Flare Matahari
Flare Matahari
Ada yang mengatakan bahwa pada tahun 2012 kita akan menyaksikan kembang api raksasa. Di tahun 2012, ketika Matahari mendekati maksimum, Bumi akan tetap aman, dan terlindungi walau tidak demikian dengan beberapa satelit. Bumi telah berevolusi dalam lingkungan radioaktif tinggi, dan Matahari secara konstan melepaskan partikel berenergi tinggi dari permukaannya yang didominasi medan magnet sebagai angin Matahari. Sepanjang solar maksimum (saat Matahari berada pada fasa yang sangat aktif), Bumi bisa jadi harus menerima limpahan energi ledakan dari Matahari yang 100 milyar kali lebih kuat dibanding bom atom Hiroshima. Ledakan inilah yang dikenal sebagai solar flare dan efeknya memang diketahui akan mempengaruhi Bumi namun tidak akan merusakkan bumi atau bahkan mengahancurkan bumi.

CME
CME
Hal ini terjadi disebabkan oleh CME (coronal mass ejection) atau semburan massa korona yang terjadi ketika pancaran sinar-X dari flare Matahari berada di kondisi yang tepat dan ini akan diketahui satu jam sebelum CME mencapai bumi dengan bantuan Advanced Composition Explorer (ACE). ACE akan bekerjasama dengan Solar and Heliospheric Observatory (SOHO) dan the Solar TErrestrial RElations Observatory (STEREO) untuk menelusuri jejak CME dari lapisan korona terendah sampai saat CME memasuki ruang antar planet melalui titik L1 menuju Bumi. Jika CME mencapai Bumi, apa yang akan terjadi bergantung pada IMF dari Matahari dan medan geomagnetik Bumi (magnetosfer). Jika medan magnetik sejajar dengan titik kutub pada arah yang sama, besar kemungkinan CME akan ditolak oleh magnetosfer. Jika ini terjadi, CME akan melewati Bumi dan memberi tekanan dan kerusakan pada magnetosfer, namun tak akan membuat kerusakan di Bumi.

Itu adalah salah satu pembuktian ilmiah bahwa argumen-argumen yang menyebutkan bahwa pada tahun 2012 akan terjadi kiamat adalah tidak terbukti. Mengenai argumen-argumen lain saya memilki keinginan untuk menulisnya lebih khusus karena saya merasa hal ini terasa sangat menarik. Semoga saja saya bisa mewujudkannya. Amin.

Hanya untuk mengingatkan saja bahwa segala sesutu yang terjadi kepada kita harus bisa menjadikan kita lebih baik dari sebelumnya. Jika ada yang mengatakan bahwa pada tanggal 21 Desember 2012 akan terjadi kiamat maka yang harus kita lakukan adalah meningkatkan ibadah kita kepada Allah swt agar kita termasuk penghuni surga dan tidak merasakan kiamat, karena kiamat hanya dirasakan oleh orang-orang yang kafir, tidak pernah beribadah dan orang yang berdosa.

Semoga kita mengambil pelajaran dari berita ini dan menjadikan kita lebih baik dari sebelumnya. Amin.