The Magcian serial kedua The Secret of Immortal Nicholas Flamel
The Magcian serial kedua The Secret of Immortal Nicholas Flamel
The Magician adalah buku kedua dari serial The Secret of Immortal Nicholas Flamel. Jika serial yang pertamanya yaitu The Alchemyst berawal dari pengenalan para tokoh dan latar belakangnya kemudian berbagai konflik terjadi dengan akhir yang benar-benar membuat penasaran para pembaca, dalam buku kedua ini lebih seru dan sungguh tidak terasa jika kita telah membaca novel yang banyak halamannya 580 halaman dengan sangat cepat. Mungkin hal demikian bisa terjadi karena dalam buku yang kedua ini petualangan semakin seru dan benar-benar meneganggkan.

Buku yang kedua ini berlatar belakang di Paris yaitu tempat kelahiran dari Nicholas Flamel sang Alchemyst melalui gerbang Lay dengan bantuan ibu Scatach, Penyihir Endor. Dr. John Dee mengetahui mereka berada di Paris dan menghubungi Machiavelli seorang magician yang lebih tua dari Dr. John Dee untuk mengejar Nicholas Flamel dan kawan-kawannya. Meskipun Machiavelli sangat tidak suka dengan Dee Dia harus tetap membantu Dee karena mereka berdua sama-sama mengabdi kepada Tetua Gelap.

Nicholas Flamel bersama Josh Newman, Sophie dan Scatach menemui Comte de Saint-Germain yang juga manusia abadi untuk mengajari Sophie menguasai sihir api dan bersembunyi untuk sementara dari Dr.John Dee dan Machiavelli yang mencari mereka. Istri de Sain-Germain pun membantu mengajari Sophie untuk mengendalikan auranya agar tidak menyiksa tubuh Sophie.

Selagi Flamel mencari orang yang bisa membangkitkan Josh, dia memberi Josh pedang legendaris yang membunuh penyihir-penyihir kuat yang bernama Clarent. Pedang ini akan membantu Josh untuk melindungi dirinya sendiri yang tidak memilki sihir. Kehebatan pedang ini adalah bisa menjadikan orang yang memgangnya menjadi kuat dari biasanya dan sangat agresif.

Josh diajari menggunakan pedang legendaris itu kepada prajurit yang memiliki banyak sebutan yaitu Scatach. Namun selama berhari-hari Josh belajar dengan Clarent dia hanya bisa memegang pedang dengan sangat buruk.

Pada saat semua orang sedang terlelap tidur di rumah Saint-Germain tiba-tiba datang 3 disir yang membawa Nidhogg, monster ganas yang melahap jiwa yang dilepaskan dari Yggdrasil. Saat itu Sophie sedang berada di dapur dan memakan makanan yang telah disiapkan. Mengetahui ada 3 disir dan satu monster yang mencoba menyerangnya, Shopie kemudian mempertahankan diri dengan menggunakan sihirnya. Sophie dibantu oleh Scatach yang baru terbangun dan Flamel sang Alchemyst. Mereka pun dibantu dengan adanya Josh dan Clarent ditangannya.

Nidhogg berhasil membawa Scatach dengan cakarnya. Nidhogg membawa Scatach kelaut yang paling dekat dengan Paris saat itu. Nidhogg kesakitan karena tebasan Clarent yang dipegang oleh Josh.

Josh mengejar Nidhogg untuk menyelamatkan Scatach dicengkraman sang monster sedangkan teman-teman Josh masih berusaha untuk melumpuhkan 3 disir yang menghancurkan sebagian rumah Saint-Germain.

Para Disir setelah melihat Nidhogg mendapatkan Scatach kemudian mengejar Nidhogg dan menungganginya sedangkan Josh masih mengejar mereka.

Ketika Josh akan dibunuh oleh para Disir datanglah Dee yang menyelamatkannya. Kemudian Dagon (sopir Machiavelli) menyerang Scatach yang lepas dari cengkraman Nidhogg namun Scatach terbawa oleh Nidhogg kedalam laut.

Itulah salah satu cerita dari novel yang kedua ini. Dalam novel kedua ini Josh berhasil dibangkitkan oleh seseorang teman dari Dr.John Dee. Namun untungnya setelah berhasil dibangkitkan Josh bisa diselamatkan oleh Sophie dan kawan-kawan.

Kalau saya menceritakan semua dari isi novel ini anda tidak akan merasakan hebatnya Sophie dan Josh atau pertarungan antara Flamel dan Dee donk.😀😀

Saran saya anda kumpulkan uang untuk membeli novel ini dan nikmati serunya novel yang ditulis oleh Michael Scott ini dan saya jamin anda tidak akan menyesal😀😀