BorobudurMinggu-minggu yang lalu saya berkesempatan kembali unutk mengunjungi salah satu keajaiban yang ada didunia yaitu Candi Borobudur. Namun saat ini saya tidak bersama keluarga melainkan bersama teman-teman SMA saya. Suasana yang saya rasakan pun sangat berbeda antara bersama keluarga dan bersama teman-teman.

Meskipun saya cukup sering mengunjungi Borobudur namun setiap kunjungan saya mendapatkan hal yang baru ataupun ilmu yang baru dan inilah yang membuat saya menjadi ingin kembali mengunjungi Candi Borobudur atau bahasa gaulnya kangen.๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€

Borobudur terlentak di Kabupaten Magelang kecamatan Borobudur atau 95 KM dari ibu kota Jawa Tengah, Semarang. Apabila kita melewati Yogtakarta kita cukup menempuh perjalanan sejauh 42 KM.

Borobudur dikelilingi oleh gunung-gunung yang besar menjadikan pemandangan indah apabila kita berada di puncak Candi Borobudur. Disebelah timur Candi Borobudur ada Gunung Sumbing sedangkan disebelah selatan Candi dibatas oleh pegunungan Menoreh yang membujur dari barat ke arah timur dan disebelah utaranya ada pegunungan kecil bernama Tidar.

Tahukah anda jika penamaan Candi Borobudur itu tidaklah tepat? Candi berasal dari kata Candika yang merupakan nama lain dari Dewi Purga sedangkan Borobudur adalah bentuk Stupa.

Stupa adalah bentuk bangunan suci pada agama Budha sedangkan candi adalah bangunan suci pada agama Hindu. Candi memiliki ruangan didalamnya sedangkan stupa tidak. Pada Candi Borobudur tidak terdapat ruangan-ruangan didalamnya maka penamaan itu tidaklah tepat. Penamaan yang tepat untuk Candi Borobudur adalah Stupa diatas Punden Berundak. Punden adalah tempat pemujaan penduduk asli setempat atau orang Jawa pada zaman dahulu. Punden berundak maksdunya karena bentuk Borobudur yang bertingkat-tingkat.

Kalo begitu terus dari mana asal nama dari Borobudur itu? Sampai saat ini para ahli belum menemukan kenapa disebut Borobudur. Mungkin saja Borobudur adalah nama atau sebutan untuk stupa besar yang belum jelas asalnya.

Meskipun belum jelas arti dari nama Candi Borobudur berbagai pendapat bermunculan. Drs. Soedirman dalam bukunya yang berjudul Borobudur Salah Satu Keajaiban Dunia menjelaskan arti Borobudur sebagai berikut.

Nama Borobudur berasal dari gabungan kata-kata Boro dan Budur. Boro berasal dari kata sansakerta Vihara yang berarti komplek candi dan bihara atau juga asrama (menurut Poerbatjaraka dan Stutterheim. Sedangakan Budur dalam bahasa Bali Beduhur yang artinya atas. Jadi nama Borobudur berarti asrama/bihara (komplek candi) yang terletak diatas bukit.

Dihalaman barat laut dari Candi Borobudur sewaktu diadakan penggalian ditemukan sisa-sisa bekas sebuah bangunan yang dimungkinkan bangunan bihara. Pendapat lain dikemukakan oleh Casparis berdasarkan prasasti Sri Kahulunan (842 M). Didalam prasasti tersebut ada nama sebuah kuil “Bhumisambhara” yang menurutnya bama itu tidak lengkap. Menurut Casparis nasuh ada satu kata lagi yang kurang pada prasasti itu yaitu kata “gunung” sehingga nama seluruhnya adalah “Bhumisambhara Budhara” dan dari kata inilah akhirnya terjadi nama Borobudur.

Bangunan Borobudur pada hakekatnya adalah stupa karena mengalami perkembangan yang lama, mempunyai bentuk arsitektur yang lain dari pada yang terdapat di negara-negara penganut Budha lannya.

Foto di Candi Borobudur
Foto di Candi Borobudur
Pada piagam dari tahun 842 M ada terdapat kalimat Kamulan Bhumisambhara. Kamulan berasal dari kata sansakerta yang artinya mula sedangkan Bhumisambhara diartika Borobudur. Dengan demikian bangunan Borobudur menurut Casparis adalah tempat pemujuaan atau penghormatan nenek moyang dari Wangsa Syaelendra.

Untuk selanjutnya saya akan memabahas lebih lengkap dari Cand Borobudur minggu depan. Oleh karena itu ikuti terus perkembangan binekas.wordpress.com.๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€