Hari selasa ini saya akan berbagi mengenai film yang baru saya tonton kemarin di 21. Awalnya saya akan nonton di 21 di Bandung Indah Plaza namun karena melihat antrian yang begitu panjang membuat saya mengurungkan niat untuk nonton di BIP. Karena waktu masih memungkinkan untuk saya mencari bioskop yang masih kosong saya pergi menggunakan motor kesayangan saya menuju bioskop yang dahulu sangat sering menjadi tempat pacar dan teman-teman berkumpul untuk nonton film terbaru yaitu Braga 21.πŸ˜€πŸ˜€

Saat itu saya bersama dengan pacar saya datang di Braga 21 sekitar pukul 11.45 WIB kemudian lihat jadwal tayang pada hari itu. Karena dahulu waktu saya bersama pacar saya menonton The Tarix Jabrix di Braga maka kami melanjutkannya dengan nonton judul film yang sama ditempat yang sama juga.πŸ™‚πŸ™‚

Untung saja saat itu saya tidak kehabisan tiket nonton The Tarix Jabrix 2. Saya mendapatkan tiket nonton pada jam 14.45 ditempat duduk kalo gak salah di G.

Setelah makan, jalan-jalan dan membeli beberapa makanan kecil untuk teman makan nonton saya dan pacar saya kemudian masuk ke Braga 21 untuk menonton The Tarix Jabrix 2. Dan inilah saatnya saya mengomentari film yang di sutradarai oleh Iqbal ini.πŸ˜€πŸ˜€

the tarix jabrix 2
the tarix jabrix 2
Menurut saya film The Tarix Jabrix 2 ini tidak memberikan banyak sesuatu hal yang baru dari film sebelumnya yaitu The Tarix Jabrix. Kebanyakan pada film The Tarix Jabrix 2 ini hanya mengulang apa yang ada di film The Tarix Jabrix sebelumnya dengan penambahan sedikit cerita. Mungkin perbedaannya hanyalah latar yang digunakan dalam film yang ke-2 ini adalah di Jakarta.

Selain kekurangan film The Tarix Jabrix 2 ini juga memiliki banyak kelebihan. Film ini bisa membuat para penonton tertawa, berfikir, sedih bahkan romantis. Inilah kehebatan dari para Changcuters dengan akting nya yang sangat kocak.

Dengan film The Tarix Jabrix 2 ini semoga bermunculan kembali film-film yang bergenre apapun untuk bisa mengalahkan kehebatan film-film kuar negeri. Semoga.