Setiap hari sabtu saya akan menulis dalam kategori piknik, semoga saja saya bisa selalu menulis setiap hari sesuai jadwal yang telah saya buat.πŸ˜€πŸ˜€.

Saat ini saya akan memberikan informasi wisata mengenai Gunung Tangkuban Perahu yang terletak 20 KM kearah utara dari kota Bandung. Meskipun saya adalah orang Bandung saya baru pertama kali ke gunung Tangkuban Perahu. Saya sempat protes kepada kedua orang tua saya mengapa sejak kecil sampai sekarang saya tidak pernah diajak ke Tangkuban Perahu. Saya sudah pernah ke Gunung Bromo beberapa kali kemudian Bali, Goa Gong dan berbagai obyek wisata lainnya yang berada di Pulau Jawa. Tapi mengapa yang paling dekat dengan rumah saya saja saya tidak pernah.

Saya ke Tangkuban Perahu waktu itu tidak disengaja. Mengapa demikian? Karena saat itu pulang sekolah saya langsung pergi ke Lembang tempat dimana saya suka menghabiskan waktu untuk melihat pemandangan yang indah di tempat favorit saya. Saya ingat waktu itu adalah hari kamis karena saya memakai batik.

Niat awal saya adalah untuk ke tempat yang biasa saya datangi namun waktu itu berbeda. Saya ingin sekali melanjutkan perjalanan ke tempat lebih atas agar pemandangan yang saya lihat bisa lebih luas dan lebih segar. Niat awal hanya untuk mencari tempat baru untuk sekedar “nongkrong” menjadi berubah setelah saya membaca tulisan “Tangkuban Perahu 15 Km”.

Semangat saya melihat marka itu langsung terpacu. Dalam hati saya berkata bahwa inilah saatnya agar melihat langsung yang sering dibicarakan orang tua dahulu kepada saya yaitu Gunung Tangkuban Perahu.

Setelah saya menempuh 15 KM dari rambu-rambu yang saya baca saya kemudian berhadapan dengan gapura selamat datang yang sudah lusuh layaknya baju yang sudah tidak pernah dicuci. Awalnya saya ragu karena mungkin gapura itu bukan pintu masuk menuju tampat wisata Tangkuban Perahu tapi karena saya ingin sekali menuju kesana segala halangan dan rintangan saya tidak memperdulikannya.πŸ˜€πŸ˜€

Kawah gunung tangkuban perahu
Kawah gunung tangkuban perahu
Bersama dengan pacar, saya masuk ke obyek wisata Tangkuban Perahu. Ada hal lucu yang saya dan pacar saya alami ketika akan membeli tiket masuk ke obyek wisata Tangkuban Perahu. Harga masuk yang seharus nya (kalo gak salah) 39 ribu untuk 2 orang dan satu motor menjadi 30 ribu. Saya mendapat diskon karena mereka (para petugas penjaga) tidak punua kembalian untuk uang 50 ribu yang saya berikan kepada mereka. Mereka hanya memberikan uang kembalian sebesar 30 ribu. Awalnya mereka memperhatikan kostum yang kami kenakan dari atas sampai bawah mereka langsung mengurangi ongkos masuk.πŸ™‚πŸ™‚

Tangkuban Perahu berada ketiggian 2.084 meter diatas permukaan laut. Suhu disana cukup dingin yaitu sekitar 17 derajat celcius pada siang hari dan 2 derajat jika malam hari. Berlokasi di desa Sagaleharang dan Desa Cikole ke arah Lembang apabila dari Bandung.

Tangkuban Perahu menawarkan banyak sekali tempat untuk dijelajah dan dilihat. Tangkuban Perahu memiliki udara yang sejuk bebas dari polusi udara perkotaan. Ada 2 jalan menuju Tangkuban Perahu. Pertama adalah melalui gerbang yang paling dekat dengan Bandung, yang kedua adalah yang jauh dari Bandung. Saya sarankan agar mengambil jalan ke 2 karena jalan yang petama kondisi jalannya tidak terlalu bagus atau tepatnya buruk. Waktu ke Tangkuban Perahu saya menggunakan jalan yang pertama sehingga perut, pantat dan badan saya sangat pegal dan yang paling saya kasihan adalah kepada motor supra fit yang saya gunakan.πŸ˜€πŸ˜€.

Mungkin jika saya menceritakan mengenai tangkuban perahu semuanya tidak akan menarik karena Tangkuban Perahu sangat indah jika dirasakan langsung oleh kita dan yang paling gak enak adalah jika kita hanya membaca dan mendengar kabarnya saja.πŸ˜€πŸ˜€

Pasti banyak orang sudah mengetahui mengenai legenda tangkuban perahu namun karena jari-jari saya sudah agak pegal mungkin lain kali saya akan membahas nya lebih lanjut.πŸ˜€πŸ˜€

Semoga bermanfaat.

Kenalilah Indonesia
Cintailah Indonesia
Jagalalah Indonesia
Lestarikanlah Indonesia

AKU CINTA INDONESIA