bntruecolor-05Buku yang berjudul “Abu Nawas dan Telur Unta” Ini adalah buku yang berisi tentang cerita-cerita yang penuh hikmah dan pelajaran.  Buku ini sangat baik untuk meningkatkan EQ atau Emotional Quotient (kecerdasan emosional). Hasil penelitian menyebutkan pada saat ini yang di butuhkan oleh para perusahaan bukan hanya kecerdasan intelektual (IQ) melainkan kecerdasan emosional juga sangat berpengaruh. Maka dari itu setiap para perusahaan akan menerima pekerja baru yang di lakukannya adalah melakukan wawancara.

Emotional Quotient adalah kecerdasan emosi yang di miliki seseorang. Maksud dari kecerdasan emosi adalah perilaku kita dan sikap kita dalam menghadapi apapun. Banyak orang yang pintar tetapi dia memiliki perilaku yang buruk dan tidak di sukai oleh teman-temannya. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa EQ berperan 80% dan IQ 20% dalam bidang pekerjaan. Kita pun apabila memilih apakah orang yang pintar tetapi buruk perilakunya, congkak, dan sombong ataukah orang yang tidak terlalu pintar tetapi dia memiliki perilaku yang sangat menyenangkan, sopan, dan menghormati. Maka yang akan kita pilih adalah orang yang kedua.

Buku ini sangat baik meningkatkan kualitas EQ kita. Sebenarnya pendidikan EQ harus di mulai dari sejak dini. Namun, tidak ada kata terlambat untuk belajar bukan???

Meskipun buku ini bercerita untuk usia yang cukup dini namun buku ini pula dapat di baca oleh semua kalangan. Baik itu muda ataupun tua. Dan apabila kita memiliki adik ataupun anak, buku ini menjadi hal yang wajib untuk membacakan kepadaya.

Imam Musbikin adalah Mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN sunan Ampel Surabaya. Dia sudah menulis berbagai macam buku di antaranya adalah Burung dan Nabi Sulaiman (Mitra Pustaka; 2001), Abu Nawas dan Terompah Ajaib (Mitra Pustaka; 2002) dan berbagai karya tulis lainnya.

Bagaimanapun yang harus kita tingkatkan bukan hanya IQ tetapi EQ juga sangat penting.